Rp 3 Jutaan Tinggal di Ubud

ubud

Sebelum pindah ke Ubud bulan April dua tahun silam, saya sering menerima komentar dan pertanyaan bernada serupa: “Tinggal di Ubud? Kan mahal?”

Meski komentar-komentar itu sempat membuat hati ragu dan ciut, untungnya saya terlahir dengan urat malu yang tebalnya setengah dari manusia biasa. Pikir saya waktu itu, kalau memang ternyata nggak sanggup hidup di Ubud, ya tinggal balik ke Jakarta sambil mesam-mesem. Yang penting dicoba dulu. Toh, cuma enam bulan. Saya pun hengkang dari ibukota berbekal dua koper dan sebuah tas.

Enam bulan berubah menjadi satu tahun, satu setengah tahun, dan sampai sekarang saya belum kapok tinggal di Ubud. Kekhawatiran saya tidak terbukti. Ketakutan saya ternyata cuma ilusi. Percaya atau tidak, saya malah bisa melancong ke Eropa selama satu bulan, justru saat tinggal di Ubud!

Kok bisa?

Ya, bisa. Karena, tinggal di Ubud ternyata nggak semahal yang diceritakan orang-orang. Sebagai perbandingan, waktu tinggal di Jakarta, saya menghabiskan minimal Rp 6 – 7 juta sebulan. Di Ubud, angka tersebut bisa saya pangkas hingga setengahnya.

Nggak percaya? Mari kita buka-bukaan. Siapkan kalkulator!

Sewa Kost: Rp 1.000.000

Harga sewa kamar kos saya saat artikel ini ditulis masih setia nangkring di angka satu juta per bulan. Apa saja yang bisa didapatkan dengan satu juta? Kamar mandi dalam, air panas, dapur kecil, tempat tidur, lemari, kipas angin. Awalnya, anak manja ini sempat mengernyit, kipas angin? Tapi ternyata saya nggak butuh AC, karena hawa Ubud cukup sejuk. Lama-lama, saya malah terbiasa tidur tanpa kipas angin. Selimutan pula!

Mau kosan yang di bawah satu juta? Bisa! Kamar kos sederhana seharga Rp 500 – 800 ribu masih banyak, kok, di Ubud.

Pulsa dan Internet: Rp 200.000

Yang ini nggak butuh penjelasan, ya?

Sewa Motor: Rp 500.000

Kali terakhir saya menyewa sepeda motor adalah di bulan November 2014. Mudah-mudahan kenaikan BBM di penghujung tahun tidak menyebabkan harga sewa motor ikutan melejit, tapi kalau pun iya, rasanya kenaikannya tidak akan terlalu signifikan.

Bensin: Rp 200.000

Ubud yang tidak seberapa luas bisa dengan mudah dimotori *aposeee* tanpa menyebabkan kantong jebol. Sebelum BBM naik, saya hanya menghabiskan sekitar Rp 100.000 setiap bulan, itu pun beli di penjaja pinggir jalan yang harganya lebih mahal, karena saya malas ke pom bensin.

Makan: Rp 1.000.000

Kalau sedang rajin, saya senang memasak sendiri. Kalau sedang malas, di Ubud cukup banyak rumah makan murah-meriah yang rasanya, surprisingly, jauh lebih enak ketimbang restoran mewah. Kok bisa? Target utama restoran mewah adalah turis asing, sehingga racikan bumbu dan cara memasak disesuaikan dengan ‘lidah bule’. Ada masanya di mana saya membawa cabe kering ke mana-mana karena setiap makanan terasa hambar. Era mengantongi cabe berakhir ketika saya mulai rajin menyambangi restoran-restoran kecil yang banyak didatangi warga sekitar. Harganya pun jauh lebih bersahabat! Coba intip menu Warung Ijo di Jalan Raya Ubud, Gurihan di Jalan Sanggingan, atau Warung Ampera di Sayan. Makan enak sampai terkapar dengan budget di bawah Rp 50.000? Bisaaa!

Biaya Senang-senang: Rp 500.000

Pijat lulur seminggu sekali? Spa? Sauna? Berendam di hot spring sambil minum kelapa muda? Berenang di resort mewah? Melantai sampai pagi? Mimik-mimik cantik sambil menonton matahari terbenam? Makan gelato sambil kayang? Semua bisa dinikmati tanpa harus menjebol kantong, karena hidup hemat di Ubud bukan berarti melarat.

Jadi, siapa bilang (tinggal di) Ubud mahal? 😉

31 Replies to “Rp 3 Jutaan Tinggal di Ubud”

  1. Hidup di Bali itu murah-enggaknya tergantung gaya hidup. Yang nyebelin kalo gak bisa naik motor/mobil, karena transportasi umum terbatas. Sementara taksi mahal banget, jauh lebih mahal dari Jakarta. Demikian.

  2. Wew… makan gelato sambil kayang? Kalo kita sih biasanya nyantey di ubud nglukis sambil salto, kl udah keringeten… mimik mimik ganteng sambil balapan sepeda kakaaak… tapi tengkyu udah share story about our lovely ubud. Btw, kosan yg privasi dimana ya? Ada info? Mau cuss ni dr yg sekarang, cari daerah yg lebih dingin… hihi…

  3. terima kasih infonya, saya mau tanya jika gaji arsitek junior dengan 3 bulan percobaan (pertama) mendapatkan 3,5 juta untuk didaerah sanur apakah cukup ?

    1. Wow gaji 3,5 jt? Itu dipake brp org ya?…soalnya gaji suamiku 2,7 jt tinggal di Denpasar (kami hidup ber4, sy, suami dan 2 balita).
      Insya Allah cukup 3,5jt.

  4. Kaka…boleh minta info nya kosan” di daerah puhu,payangan ga…kira2 brp ya harga kosan yg nyaman? Soal nya minggu dpn aku harus move ke ubud..Makasih atas bantuan nya,ditunggu banget info nya ya..

  5. mohon info kos di ubud 1 jt per bln, akhir bulan saya akan ke sana. terima kasih atas atas ceritanya. td nya saya ragu. skrg saya yakin.

  6. Hi,

    Saya lagi cari kost di Ubud, ada info atau rekom kost-kostan ga ? kalau bisa yang bole bawa binatang piaran ( itu kalo bisa sih)

    makasih

  7. Kak, saya akan pindah ke Ubud bulan depan, akan tinggal di Ubud selama 6 bulan…tepatnya di penantian Kelod Ubud. Boleh info nda kak, nomor kontak kos yang ada di area tersebut. Karena saya cari via internet, jarang ada yang publish? Mohon infonya kak ..terima kasih

    1. Nully

      Sekedar share pengalaman saat disana 2 tahun lalu, kebetulan ada project di ubud saat tinggal di denpasar. tempat kos disana sangat banyak, mulai 300rb s/d 1jt per bulan ada banyak. bisa cari di iklan OLX dulu sambil compare dg tempat lain. 😉

  8. Terakhir hidup di ubud lebih murah ketimbang di kawasan seminyak, kini ubud disebut area turis asing kuta sebelah utara, mayoritas banyak sekali turis asing disana.
    tidak hanya udara yang jauh lebih sejuk dan segar ketimbang di pogor, di ubud emang the best…!! biaya lebih hemat ketimbang di kuta/seminyak atau denpasar.. tapi yaaa,, balik lagi ke personal person, bisa hemat atau boros. 😉 😉

  9. Bisa kasih saran ngga.saya ngga bisa naik motor or mobil.saya sangat tergantung transportasi umum.minggu depan saya mau ngerantau ke bali cari kerja n stay.apa ada saran dimana sebaiknya saya ngekost.supaya kemana2 saya naik transportasi umu tanpa buat kantong jebol??

  10. kakak boleh minta info kost nya yg 1jt sudah fasiilitas lengkap tersebut, ubud tepatnya dimana ? sy lgi cari cari kost seputaran ubud

  11. Hello Kak Jenny,

    Aku sudah baca buku kamu yg eat, play, leave. Bagus cerita, campur aduk ada seneng, keselnya juga dpt 🙂

    By the way, aku mau tanya. Waktu kamu tinggal di Ubud, boleh info nama kosan kamu apa?
    Dan saya butuh info untuk sewa motor di Ubud.
    Need your information so much, because I got a job and will live there longer. Hope you can help me 🙂
    Thank you Kak Jenny

  12. membantu sekali infonya, agak ragu suami pindah ke bali dan saya akan menyusul tahun depan. salary suami lumayan sih d atas 10 juta. tp karena keseringan ke bali buat liburan malah suka jebol.
    takutnya stay disana malah tambah jebol. tp abis baca ini jd ga sabar tinggal disana.

  13. Yang mo cari kost bisa kontak sy .gung gus
    Via wa atau line 082236814379
    Saya ada kost an di seputaran jalan bisma ubud.5 menit jalan kaki dari centre ubud

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *